Pantangan Makanan Selama Kehamilan

Pantangan Makanan Selama Kehamilan - Kehamilan adalah suatu hal yang pastinya didambakan banyak pasangan suami istri. Saat masanya tiba, sudah pasti sebagai calon orang tua ingin mempersiapkan yang terbaik buat buah hati. Salah satunya adalah dengan memberi asupan nutrisi yang tepat buat jabang bayi.


Banyak sekali makanan sehat yang bisa dikonsumsi seorang ibu hamil. Yang kadang terlupa justru menghindari makanan tertentu pada masa kehamilan yang akan berakibat buruk pada calon bayi Anda.


Pantangan Makanan Selama Kehamilan


Dari American Pregnancy Association, ada beberapa macam makanan yang harus dihindari selama masa kehamilan.




  1. Daging mentah.


Seafood mentah ataupun daging sapi yang dimasak setengah matang, mungkin adalah pilihan favorit sebagian besar orang. Tapi saat kehamilan, ini harus dihindari karena memiliki resiko besar terkontaminasi berbagai macam bakteri, toksoplasmosis dan juga salmonella.




  1. Ikan yang mengandung kadar merkuri yang besar.


Mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung merkuri dihubungkan dengan keterlambatan perkembangan dan juga kerusakan otak. Contoh dari ikan jenis ini diantaranya adalah ikan hiu, ikan pedang, dan makarel. Ikan tuna kalengan dikatakan memiliki kadar merkuri lebih rendah dibandingkan ikan tuna biasa, tetapi tetap tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak selama kehamilan. Beberapa type ikan yang biasa dijadikan bahan sushi juga sebaiknya dihindari karena mengandung merkuri berkadar tinggi.




  1. Telur mentah.


Telur mentah ataupun makanan yang mengandung telur mentah sebagai bahan pembuatannya harus dihindari karena beresiko memaparkan salmonella. Beberapa saus untuk salad maupun es krim buatan rumahan biasanya mengandung telur mentah.




  1. Kafein


Sekalipun banyak penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi kafein yang tidak berlebihan tidak akan memberi dampak buruk, ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi kafein mungkin berhubungan dengan keguguran. Sebaiknya hindarilah kafein selama trimester pertama kehamilan untuk menghindari keguguran. Amannya, konsumsi kafein selama kehamilan haruslah di bawah 200mg per hari. Kafein adalah zat diuretic, yang bisa mengurangi cairan tubuh. Akibatnya, ibu hamil bisa mengalami dehidrasi dan juga kehilangan kadar kalsium tubuh. Disarankan gantilah kebiasaan mengkonsumsi kafein dengan air putih, jus dan susu. Penelitian membuktikan konsumsi kafein yang berlebihan selain berhubungan dengan keguguran juga mengakibatkan kelahiran prematur dan bobot badan rendah saat lahir.




  1. Alkohol.


Sama sekali tidak ada sedikitpun jumlah alkohol yang dikatakan aman dikonsumsi saat kehamilan. Sudah jelas harus dihindari. Janin yang terpapar alkohol sebelum lahir memiliki resiko dalam perkembangan kesehatannya. Tergantung pada jumlah, waktu konsumsi dan pola konsumsi alkohol saat kehamilan dapat menyebabkan “Fetal Alcohol Syndrome” dan juga gangguang perkembangan lainnya. Menghentikan konsumsi alkohol harus dilanjutkan hingga masa menyusui supaya bayi bebas resiko mengkonsumsi alkohol secara tidak langsung.




  1. Sayuran yang tidak dicuci.


Mengkonsumsi banyak sayuran memang harus karena baik untuk tubuh. Akan tetapi terutama bagi ibu hamil, sangat penting untuk memastikan bahwa sayuran yang akan dikonsumsi sudah dicuci untuk menghindari potensi terpapar toxoplasmosis. Toxoplasmosis kemungkinan mengkontaminasi tanah di mana sayuran tumbuh.


Demikianlah tadi beberapa Pantangan Makanan Selama Kehamilan. Jadi buat Anda para calon ibu, mulai dijaga makanan yang dikonsumsi ya! Para Ayah, ayo dukung ibu buat memberi yang terbaik pada buah hati.

Pantangan Makanan Selama Kehamilan