Kram Selama Kehamilan, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Kram Selama Kehamilan, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan - Selama trimester pertama, Kram Selama Kehamilan umumnya disebabkan oleh perubahan yang normal selama tumbuh kembang bayi anda didalam rahim.Kram umumnya dirasakan sebagai sensasi tarikan didaerah perut di sebelah atau kedua bagiannya.Meskipun tidak bisa disebut sebagai tanda kehamilan, namun kram ini umumnya datang dan menyertai saat tanda tanda kehamilan terdeteksi, dan hal ini adalah hal yang normal.Namun, ada beberapa tipe kram yang perlu diwaspadai. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang Kram Selama Kehamilan ini.


Kram Selama Kehamilan, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan


Penyebab Kram Selama Kehamilan


Kram umumnya disebabkan oleh uterus yang mengembang, menyebabkan ligamen dan otot yang menyangganya, melar. Hal ini mungkin akan lebih terasa saat anda sedang bersin, batuk, atau mengubah posisi duduk.Selama Trimester kedua, sumber dari rasa kram adalah berasal dari jaringan ikat. Jaringan ini adalah sebuah otot yang mensupport uterus, dan bila otot ini melar, maka anda akan merasakan sakit yang tajam di bagian bawah perut.Kram yang datang tidak tentu dan jarang terjadi mungkin tidak perlu dikhawatirkan. Beberapa penyebab dari kram yang normal dan wajar selama awal masa kehamilan adalah:




  • Gas dan Kembung

  • Sulit BAB

  • Hubungan Badan


Perawatan Kram Saat Kehamilan


Bila anda mengalami kram ringan saat hamil, maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegahnya atau menghindarinya:




  • Cobalah untuk duduk, rebahan, atau ganti posisi duduk/ tidur.

  • Mandi air hangat

  • Lakukan gerakan relaksasi atau yoga

  • Bungkus sebotol air panas dengan handuk lalu letakkan pada bagian yang sakit,

  • Jaga asupan cairan / minum yang banyak


Kram Saat Hamil Yang Perlu Diwaspadai


Meski kram adalah hal yang umum saat hamil, ada beberapa hal serius yang menyebabkan rasa sakit di perut bagian bawah saat hamil :




  • Kehamilan Ektopik - ini adalah tipe kehamilan yang terjadi dimana sel telur yang telah dibuahi, tidak menempel dan tumbuh pada tempatnya. Kehamilan ektopik ini, dapat menyebabkan rasa sakit yang amat sangat dan hanya bisa dilakukan tindakan dengan cara medis oleh dokter.

  • Keguguran – Flek yang datang bersamaan dengan kram atau rasa sakit pada bagian perut, bisa menjadi tanda sebuah keguguran. Namun hal ini tidak selalu terjadi, karena tanda ini juga adalah tanda kehamilan yang sehat.

  • Jika anda mengalami kram yang berlebihan disertai pendarahan yang cukup banyak, segera periksakan diri anda kedokter secepatnya.

  • Preekampsia – Tekanan darah yang tinggi disertai banyaknya protein didalam urin. Preeklampsia ini dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian atas perut.

  • Kelahiran Premature – Tekanan yang meningkat, rasa sakit di perut dan kram yang dirasakan bersamaan bisa menjadi indikasi kelahiran prematur apabila cervik anda mulai terlhat melebar sebelum 37 minggu.

  • Infeksi Saluran Kencing – Rasa sakit dibagian bawah perut, diiringi dengan rasa sakit saat pipis, merupakan tanda infeksi saluran kencing.


Kapan Harus Pergi ke Dokter Saat Anda Merasakan Kram


Jika anda merasakan tipe kram seperti dibawah ini, maka anda harus secepatnya mengunjungi dokter untuk memeriksanya :




  • Rasa sakit yang berlebihan pada perut dan tidak segera hilang

  • Sakit perut bagian bawah diiringi dengan kontraksi

  • Kram pada miss V, berdarah disertai rasa pusing

  • Kram disertai dengan rasa sakit di punggung atau leher



Dengan mengetahui dan memahami jenis dan tipe Kram Selama Kehamilan, tentunya akan memberikan anda waktu untuk segera pergi kedokter untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan dengan buah hati anda.

Kram Selama Kehamilan, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan